Sunday, March 24, 2019

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ،

 فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ،

 يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ،

 فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ،

 وَيَبْقَى عَمَلُهُ


Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960)


‘Ali bin Muhammad Abul Hasan Nuruddin Al-Mala Al-Harawi Al-Qari (meninggal dunia tahun: 1014 H) menyatakan bahwa seseorang ketika mati ada tiga yang mengikutinya hingga ke kubur. Pertama adalah keluarganya, yaitu anak dan kerabatnya, begitu pula sahabat dan kenalannya. Kedua adalah hartanya, seperti budak laki-laki atau perempuannya, juga hewan tunggangannya. Ketiga adalah amalannya, yaitu amal baik atau buruk yang pernah ia lakukan. Keluarga dan harta tadi akan kembali. Yang tersisa hanyalah amalnya yang menemani ia di kubur. (Mirqah Al-Mafatih Syarh Misykah Al-Mashabih, 8: 3235. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 199542)

Monday, February 18, 2019

Berlindung dari Empat Perkara pada Tasyahud Akhir



(Hadits no. 1423)

وعن أَبي هريرة – رضي الله عنه – : أنَّ رسُولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – ، قَالَ : (( إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أرْبَعٍ ، يقول : اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ )) . رواه مسلم .
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bertasyahud, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan mengucapkan, ‘ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN ‘ADZAABI JAHANNAM, WA MIN ‘ADZABIL QOBRI, WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT, WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAAL’ (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal).” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 588]

Penjelesan:

1- Dianjurkan membaca doa ini pada tasyahud akhir, bukan tasyahud awal karena biasa tasyahud awal lebih singkat bacaannya. Dalam Sunan Abu Daud disebutkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang dari kalian selesai dari tasyahud akhir, maka mintalah perlindungan dari empat perkara …” (HR. Abu Daud, no. 983; shahih)
2- Seorang hamba yang beriman hendaklah meminta perlindungan pada Allah dari Jahannam.
3- Siksa dan nikmat kubur benar adanya. Hal ini didukung dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijmak.
4- Yang dimaksud berlindung dari fitnah ketika hidup adalah tergoda dengan dunia, syahwatnya, kebodohan di dalamnya, yang paling besar adalah godaan saat akan meninggal dunia. Sedangkan fitnah mati adalah ujian setelah kematian. Ada juga ulama yang menerangkan bahwa fintah hidup adalah cobaan ketika hidup dan hilangnya kesabaran, sedangkan fitnah mati adalah pertanyaan di alam kubur. Inilah penjelasan hadits no. 983 dari Sunan Abi Daud dalam ‘Aun Al-Ma’bud.
5- Al-Masih Ad-Dajjal adalah musibah besar yang ada di akhir zaman sehingga seorang muslim wajib meminta perlindungan pada Allah dari-Nya.

Referensi:

  1. Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin. Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. 2:453.
  2. Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim. Cetakan pertama, Tahun 1433 H. Yahya bin Syarf An-Nawawi. Penerbit Dar Ibnu Hazm. 5:79.
  3. Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud. Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaraful Haq Muhammad Syaraf Ash-Shidiqi Al-‘Azhim Abadi. Penerbit Darul Fayha’. 3:212-213.

Disusun di Perpus Rumaysho, 6 Shafar 1439 H, Malam Kamis
Artikel Rumaysho.Com

Friday, January 25, 2019

🍃 LURUSKAN NIATMU KETIKA MENGHADIRI MAJLIS ILMU 🍃

 🍃 LURUSKAN NIATMU KETIKA MENGHADIRI MAJLIS ILMU 🍃

🔸 Berkata Ibnu Hazm rahimahullah :

   Apabila engkau menghadiri majelis 'ilmu, maka janganlah kehadiranmu melainkan untuk :

■ Menambah 'ilmu dan pahala,

■ Bukan sekedar hadir dan merasa cukup dengan ilmu yang engkau miliki,

■ Bukan pula dalam rangka mencari kesalahan untuk engkau cela,
     
■ Ataukah mencari sesuatu yang ganjil untuk engkau sebarkan,

Karena hal tersebut merupakan perbuatan orang-orang rendah yang tidak akan beruntung dalam 'ilmu selama-lamanya.

📚 Lihat kitab : [Al-Akhlak Was Siyar Fi Mudaawaati An-Nufus, Hal : 92]

✍🏻 Ustadz Abu Abdillah Sahl hafizhahullah

_°•°•°•°•°_
[10:09, 1/26/2019] Ustad Ruslan: 🎥 مباشر
(Siaran langsung)

"Tabligh Akbar Bangka Belitung" 🎥

Sabtu, 19 jumadal ula 1440H/26 Jan 2019

📋Tema: "Pembatal-Pembatal Keislaman."

👤 Bersama:

Ustadz Andy Octavian, S.Si, M.Sc, PHd hafidzahullah dan
Ustadz Amir as-Soronji, Lc, M. Pdi حفظه الله

Di Masjid Nurul Huda, Unmet, Muntok

📺 Saksikan dan Simak bersama!

Bagi kaum muslimin yang ingin berta'awun Membangun yayasan Minhajussunnah bangka belitung bisa menyalurkan bantuannya melalui:

| Bank Muamalat Indonesia
| No. Rek. 371- 0045-803
| a/n Yayasan Minhajussunnah Bangka Belitung

Dengan format:

Nama#alamat#PPL(Pengadaan Perangkat Live)#Nominal

Contoh:

Abdullah#Pangkalpinang#PPL#100.000

Konfirmasi ke:

+62 823-7858-4408(Sdr. Gery)


Wednesday, January 23, 2019

🌹 Do'a Agar Rumah Tangga Bahagia 🌹

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا


Yang Artinya :

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon: 74)

Bagi kaum muslimin yang ingin berta'awun Membangun yayasan Minhajussunnah bangka belitung bisa menyalurkan bantuannya melalui:

| Bank Muamalat Indonesia
| No. Rek. 371- 0045-803
| a/n Yayasan Minhajussunnah Bangka Belitung

Dengan format:

Nama#alamat#PPL(Pengadaan Perangkat Live)#Nominal

Contoh:

Abdullah#Pangkalpinang#PPL#100.000

Konfirmasi ke:

+62 823-7858-4408(Sdr. Gery)

jazaakumullahu khoiron..

🌹 Kunci Rumah Tangga Bahagia 🌹

🌹 Kunci Rumah Tangga Bahagia 🌹

➖➖➖➖➖➖➖

ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi
 Ahad, 14 Jumadil Awal 1440 ( 20 Januari 2019)

🕌 Masjid Al Furqon, Kompleks Perumahan PT Timah, Pangkalpinang - Bangka

➖➖➖➖➖

Menghadiri Majlis ilmu Agama memiliki banyak keutamaan,
diantaranya akan ALLAH mudahkan jalan menuju surgaNya, mendatangkan ketenangan,

maka perlu mengetahui kunci dalam menuntut ilmu agama, yaitu :

1. membersihkan wadah ilmu (hati)
luruskan niat dengan ikhlas, krna menuntut ilmu adalah ibadah yg mulia

2. bersemangat dan sungguh-sungguh

3. Berdo'a kepada ALLAH subhaanahu wa ta'ala

doa adalah kunci kebaikan dunia dan akhirat

4. istiqomah dan sabar

sgala sesuatu yg berharga diraih dengan kesabaran dan istiqomahan ( rutin dan tekun )

5. Adab dan Akhlak yang Baik

dengan adab yang baik maka akan mudah mendapat ilmu, karna
ilmu dibangun dengan cinta dan kasih sayang
➖➖➖➖➖

Kunci Rumah Tangga Bahagia

islam adalah agama yg sempurna, semua dibahas secara lengkap.

sahabat Abu Dzar Al ghifari Rodhiyallahu anhu :
" Rosulullah wafat meninggalkan kami, tidak ada satupun yang tertinggal, melainkan semua sudah disampaikan ke kami "

pernikahan adalah ibadah yg mulia di mana banyak terdapat  keberkahan di dalam nya.

(surah An Nisa ayat 3
tentang anjuran menikah)

____

manfaat menikah :

1. akan timbul ketenangan
2. tumbuh kasih sayang
3. menjaga kehormatan diri dari dosa syahwat

sumber kehancuran ada 2 :
- syubhat
yaitu kehancuran yg dapat  mengikis akidah dan keimanan

- sahwat
yaitu kehancuran yang dapat mengikis iman, yang menjerumuskan pada dosa2.

4. memperoleh keturuan
___


kebahagian sesungguhnya
 bukanlah di dunia, tetapi kebahagiaan sesungguhnya  ketika menginjak kaki di surga bersama keluarga2 tercinta..


untuk menjaga kebahagian rumah tangga, maka perlu pondasi-pondasi yang kokoh

Pondasi Rumah Tangga Bahagia :
____

1⃣. Keimanan Yang kokoh

iman ini lah yg membuat hati bahagia
iman menjadi pasangan yang baik agamanya, akhlaknya dan aqidahnya

krna iman ini lah membuat kebahagiaan yg awet
Niatkan Tujuan nya Ibadah
bersama sama bergandengan Tangan dalam meraih Ridho ALLAH subhaanahu wa ta'ala

Saling menjaga Kepercayaan dengan iman yang kokoh

Bersabar dengan Ujian , maka perlu keimanan agar lulus dengan ujian
____

2⃣. Ilmu Agama ( teori )

ilmu adalah lentera di dalam kegelapan, untuk memudahkan perjalanan rumah tangga menuju jalan yang benar.

maka pelajari fiqh pernikahan, pelajari hak dan kewajiban suami istri

Rosulullah shallallahu alaihi wasallam mengetahui karakter Asyiah ketika lagi cinta dan lagi ngambek

oleh karena itu disamping ilmu agama, sangat perlu  mengetahui karakter pasangan.
___

3⃣ Melaksanakan Kewajiban dan memenuhi Hak pasangan ( amal )
__
Kewajiban sebagai Suami :
- menafkahi keluarga
- mendidik istri dan anak dengan penuh kelembutan , menyelamatkan mereka dari api neraka (ini tugas paling berat bagi suami)

- berakhlak yg baik kepada istri dan anak
__

kewajiban sebagai istri:
- Taat kepada suami ( selagi tdk melanggar syari'at agama)
- bersyukur terhadap pemberian suami ( Qonaah )
-  berpenampilan yang cantik di hadapan suami,
dandanan nya wanita hanya untuk suami
- menyambut suami ketika pulang kerja dengan senyuman
___

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda :
" mayoritas penghuni neraka adalah para wanita ".
seorang wanita bertanya : " kenapa ya Rosulullah ?

Rosulullah shallallahu alaihi wasallam mnjawab :
" karna kebanyakan mereka mengingkari kebaikan suami serta banyak mengeluh "
___

4⃣ Saling membantu Pekerjaan rumah tangga

suami istri digambarkan ibarat kan pakaian bagi keduanya,
(Al Baqoroh : 187 )

apa hubungannya ?
____

fungsi pakaian ada 3

1. melindungi dari panas
melindungi dari kedinginan

maka dari itu, suami istri harus saling melindungi dari api neraka

2. menutupi aurat

begitu pula suami istri, untuk saling menutupi aib dan keburukan suami istri

3. Perhiasan

saling mendukung , saling menghibur dan menasehati ketika suami istri ada masalah
____

5⃣ Sabar dan mudah memaafkan

dalam perjalanan rumah tangga pasti ada masalah dan ujian, mama suami istri dianjurkan untuk sabar

sabar ad 2 macam :
- sabar dalam melaksanakan peintah2 ALLAH
- sabar dalam menjauhi larangan2 ALLAH
- sabar dalam menghadapi ujian

ketika terjadi pertengkaran dalam rumah tangga merupakan suatu hal yg wajar terjadi
maka butuh kesabaran..

tabiatnya wanita adalah mudah ngambekan
maka para suami lebih dituntut untuk menjadi Penyabar dan Pengalah

sedangkan para istri dituntut untuk
ingat selalu kebaikan2 suami ,
___

6 Akhlak yang baik ( Romantis )

dalam rumah tangga kita diajarkan untuk berakhlak yg baik, senantiasa romantis

Rosulullah shallallahu alaihi wasallam adalah suri tauladan bagi ummat islam
dalam segala hal termasuk urusan akhlak dan romantis terhadap istrinya

diantara romantis Rosulullah shallallahu alaihi wasallam terhadap istrinya :
-. memanggil istri engan panggilan kesayangan yg khusus
- mengajak istri lomba lari
-. mencium istri saat pamitan pergi
dll

7⃣. Perbanyak Do'a untuk kebaikan rumah tangga

memohon kepada ALLAH agar ALLAH jaga rumah tangga dari segala permasalahan, serta dimudahkan dalam meraih surgaNYA..

wallahu a'lam
___

( dirangkum oleh : البنجه مُبِين)
mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan..
➖➖➖➖➖➖➖
Yuk ikut mendukung dan membantu Media Dakwah Dan Kegiatan Sosial
Babel Bertauhid

dengan berdonasi melalui :

Bank Syariah Mandiri
Kode Bank : 451

No. Rekening :
712 – 3251 – 444
(a/n. Babel Bertauhid)

Bagi kaum muslimin yang ingin berta'awun Membangun yayasan Minhajussunnah bangka belitung bisa menyalurkan bantuannya melalui:

| Bank Muamalat Indonesia
| No. Rek. 371- 0045-803
| a/n Yayasan Minhajussunnah Bangka Belitung

Dengan format:

Nama#alamat#PPL(Pengadaan Perangkat Live)#Nominal

Contoh:

Abdullah#Pangkalpinang#PPL#100.000

Konfirmasi ke:

+62 823-7858-4408(Sdr. Gery)

jazaakumullahu khoiron..

Friday, December 7, 2018

Berdo'alah meski tidak dalam keadaan sulit

Berdoalah kepada Allah, meminta segala sesuatu, dari perkara besar sampai perkara kecil-kecil. Allah Ta’ala berfirman:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60).

Dalam sebuah hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman:

يا عبادي ! كلكم جائعٌ إلا من أطعمتُه . فاستطعموني أُطعمكم . يا عبادي ! كلكم عارٍ إلا من كسوتُه . فاستكسوني أكْسُكُم

“Wahai hamba-Ku, kalian semua kelaparan, kecuali orang yang aku berikan makan. Maka mintalah makan kepadaku, niscaya aku akan berikan. Wahai hamba-Ku, kalian semua tidak berpakaian, kecuali yang aku berikan pakaian, Maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya akan aku berikan” (HR. Muslim no. 2577).

Perhatikan, urusan makan dan pakaian, Allah perintahkan kita untuk meminta kepada-Nya. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُم فَلْيُكثِر ، فَإِنَّمَا يَسأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

“Barangsiapa yang mengangankan sesuatu (kepada Allah), maka perbanyaklah angan-angan tersebut. Karena ia sedang meminta kepada Allah Azza wa Jalla” (HR. Ibnu Hibban no. 889, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 437).

Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha juga mengatakan:

سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ

“Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42, Al Albani berkata: “mauquf jayyid” dalam Silsilah Adh Dha’ifah no. 1363).

Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan:

وكان بعض السلف يسأل الله في صلاته كل حوائجه حتى ملح عجينه وعلف شاته

“Dahulu para salaf meminta kepada Allah dalam shalatnya, semua kebutuhannya sampai-sampai garam untuk adonannya dan tali kekang untuk kambingnya” (Jami’ Al Ulum wal Hikam, 1/225).

Maka perbanyaklah doa kepada Allah, bahkan perkara yang kecil-kecil karena semakin menunjukkan kefaqiran kita di hadapan Allah Ta’ala.

Ilmu Nujum (Ilmu Perbintangan)

بسم الله الرحمن الرحيم

📚 Ilmu Nujum (Ilmu Perbintangan)
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰


🏷 Yang dimaksud dengan ilmu nujum adalah keyakinan bahwasanya bintang-bintang memiliki pengaruh terhadap kejadian yang terjadi di alam, atau mengambil petunjuk dari keadaan di langit untuk menentukan kejadian di bumi, seperti kapan terjadinya musim hujan, waktu bertiupnya angin, panas, dingin, atau tentang kapan terjadinya kebahagiaan atau kecelakaan dan sebagainya yang semuanya itu ditentukan oleh keadaan bintang-bintang.

Ilmu Nujum terbagi dua ;
1⃣. Ilmu Tasyiir (التشعيير) ; yaitu menjadikan bintang sebagai petunjuk untuk mengetahui arah safar /perjalanan di daratan dan di lautan, atau untuk mengetahui arah kiblat, waktu-waktu shalat, waktu tergelincirnya matahari dan sebagainya.

Hal ini dibolehkan, bahkan tergolong salah satu nikmat diantara nikmat-nikmat Allah yang wajib disyukuri. Allah Ta’ala berfirman :

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ النُّجُومَ لِتَهْتَدُوا بِهَا فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۗ

"Dan Dia-lah yang menjadikan bintang-bintang bagi kalian, agar kamu menjadikannya 'petunjuk' dalam kegelapan di darat dan di laut."
(Surat Al-An'am, Ayat 97)

"Yakni untuk mengetahui arah jalan kalian dan bukan untuk mengambil petunjuk tentang ilmu ghaib."

👤 Al Imam Al-Bukhari berkata bahwasanya Qotadah berkata :
"Allah menciptakan bintang-bintang untuk tiga hikmah : sebagai perhiasan langit, pelempar syaitan dan tanda yang dijadikan sebagai petunjuk arah. Barangsiapa yang menafsirkan selain itu, maka dia salah.."

Adapun sebagai perhiasan langit disebutkan dalam surah Al-Mulk ayat 5 dan Ash-Shaffat ayat 6 :

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ

"Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang."
(Surat Al-Mulk, Ayat 5)

Sebagai pelempar syaitan disebutkan dalam surah Al-Mulk ayat 5 dan Al-Jin ayat 9-10 :

وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ ۖ

".. dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan,. "
(Surat Al-Mulk, Ayat 5)

Sedang sebagai petunjuk arah jalan disebutkan dalam surah An-Nahl ayat 15-16 ;

(وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارًا وَسُبُلًا لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (١٥) وَعَلَامَاتٍ ۚ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ (١٦)

"Dan Dia menancapkan gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan (Dia menciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang mereka mendapat petunjuk."
[Surat An-Nahl 15 - 16]

2⃣. Ilmu Ta'tsiir (التأثير), yaitu meyakini atau mengakui bahwa bintang-bintang menentukan perkara yang akan terjadi di alam ; bahkan menentukan perkara yang akan terjadi di alam dengan melihat keadaan bintang-bintang.

Hal ini diharamkan bahkan termasuk kekufuran dan kesyirikan karena tergolong mengaku mengetahui perkara-perkara ghaib, dan tergolong sihir. Nabi ﷺ bersabda :

مَنِ اقْتَبَسَ شُعْبَةً مِنَ النُّجُوْمِ فَقَدِ اقْتَبَسَ شُعْبَةً مِنَ السِّحْرِ، زَادَ مَا زَادَ

"Barangsiapa yang mengambil satu cabang dari ilmu nujum, maka dia telah mengambil sebagian dari sihir, semakin bertambah (keburukannya) sejalan dengan bertambahnya apa yang dia ambil." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

👤 *Syaikh Abdurrahman bin Hasan رحمه الله berkata di dalam Fathul Majid :
"Jika dikatakan bahwa ahli nujum kadang-kadang benar, maka kita katakan, kebenarannya sama dengan kebenaran dukun, kadang benar dalam satu ucapan tapi dia dusta dalam seratus ucapan, dan kebenarannya bukan atas dasar ilmu, akan tetapi 'kebetulan' sesuai dengan ketentuan/takdir Allah, yang akhirnya menjadi fitnah bagi orang-orang yang mempercayainya."

Wallahu ta'ala a'lam

📌 Maroji' :
1. Al-Irsyad Ila Shahiihul I'tiqod, karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
2. Fathul Majid Syarah Kitabut Tauhid, karya Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alusy Syaikh

👤 Al Ustadz Abu Usamah Yusuf حفظه الله تعالى