Thursday, March 29, 2018

Beberapa Amalan yang Memiliki Keutamaan di Hari Jum'at.


__



Saudaraku Seiman...
Hari Jum'at adalah hari yang termulia dari seluruh hari yang ada dalam satu pekan, oleh sebab itu seorang muslim lebih dicintai ketika beramal dengan amalan kebaikan di hari tersebut.

☝🏻 Dan ada beberapa amalan yang memiliki keutamaan khusus ketika dilakukan di hari Jum'at, di antaranya:

✔ Membaca Surat Al-Kahfi
✔ Memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
✔ Berinfaq di jalan Allah.
 ㅤ
🍃 Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

"Barangsiapa yang membaca surah Al Kahfi pada hari Jum’at, maka ia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at."
📚 HR. An-Nasa’i, dan dishahihkan oleh Asy Syeikh Al Albani dalam Shahihul Jami’: 6470.

🍃Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أكثروا الصلاة علي يوم الجمعة و ليلة الجمعة ، فمن صلى علي صلاة صلى الله عليه عشرا

"Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari dan malam Jumat, karena barangsiapa  yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya  sepuluh kali."
📚 HR. Al-Baihaqi (3/249)

☝🏻 Adapun berkaitan dengan infaq dan sedekah di hari Jum'at, maka telah berkata  Ka'ab bin Malik radhiyallahu anhu:

ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻴﻪ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﻦ ﺳﺎﺋﺮ ﺍﻻﻳﺎﻡ

»» Dan sedekah dihari jum'at lebih agung dari hari lainnya.
_
📚 Mushannaf 'Abdurrozzaq (5558).

▪ Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah:

ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻴﻪ ﺑﺎﻟﻨﺴﺒﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﺎﺋﺮ ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻷﺳﺒﻮﻉ ﻛﺎﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻲ ﺷﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺑﺎﻟﻨﺴﺒﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﺎﺋﺮ ﺍﻟﺸﻬﻮﺭ

»» Dan sedekah pada hari jum'at dibandingkan seluruh hari pada satu pekan adalah seperti sedekah pada bulan Ramadhan dibandingkan seluruh bulan lainnya.
__
📚 Madarijus Salikin.

Wallohu a'lam.

Cara Membuat Martabak Manis khas Bangka


 bahan-bahan dibawah dipersiapkan saat Mempersiapkan Adonan
Gandum atau Terigu 500G
Telur 2butir kuningnya saja (boleh 3)
AIR 600 ML
  (bila perlu air yang agak sedikt panas  agar lebih mudah mengaduknya nanti)
Ragi bubuk
Vanili
baking Powder

mentega cair 3 sendok teh
Susu Full Cream (bubuk)
Gula halus 200G
(jika menggunakan susu bubuk gula halus tidak diperlukan)

 bahan-bahan dibawah dipersiapkan saat martabak sudah masak
Mentega
Susu Cair
Gula pasir biasa secukupnya untuk di taburi saat akan mengangkat

Trigu, susu full cream(bubuk) campurkan aduk terlebih dahulu. lalu telur yang telah dipisahkan dari putihnya masukkan. berbarengan dengan vanili secukupnya
lalu tambahkan air sedikit demi sedikit hingga kira-kira tidak begitu kental dan dapat diaduk dengan mudah. aduk hingga kurang lebih 5 menit.
tambahkan mentega cairnya 3 sendok teh. dan baking powder sekaligus Ragi secukupnya 

diamkan paling sebentar itu 1 jam dengan keadaan ditutup rapat didalam sebuah wadah. atau paling lama 6 jam.

setelah didiamkan kita dapat memasaknya.
dibagian ini kita bisa juga menambahkan SODA bubuk secukupnya



selanjutnya siapkan bahan-bahan untuk membuat penyajian
gula pasir
Mentega atau Margarine sama aja.
SUSU KALENG 
Meses ceres Coklat

penyajian. saat martabak sudah siap diangkat taburkan gula pasir diatasnya secukupnya

lau angkat martabaknya dari loyang..
setelah itu oleskan margarine atau mentega pada bagian yang akan ditaburkan selai ceresnya
lalu tuangkan susu kaleng diatasnya baru taburkan cersnya.

LIPAT DAN POTONG maka MARTABAK siap disajikan.

NASEHAT UNTUK BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA (BIRRUL WALIDAIN)


Oleh: Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Apabila Anda ingin berhasil di dunia dan di akhirat, maka kerjakanlah beberapa pesan berikut ini:

1. Berbicaralah kepada kedua orang tua Anda dengan sopan santun. Jangan pernah berkata: “Ah!” kepada keduanya, jangan pernah menghardik mereka serta berkatalah kepadanya dengan ucapan yang baik.

2. Taatilah selalu kedua orang tua Anda selama tidak dalam kemaksiatan. Sebab, tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.

3. Berlemah-lembutlah kepada kedua orang tua Anda. Jangan pernah bermuka masam di hadapannya, dan jangan memelototi mereka dengan marah.

4. Jagalah nama baik, kehormatan, beserta harta benda kedua orang tua. Janganlah mengambil sesuatu pun tanpa seizin mereka.

5. Lakukanlah hal-hal yang bisa meringankan pekerjaan orang tua, walaupun ini tanpa diminta oleh mereka. Belikan keperluan mereka dan sungguh-sungguhlah dalam berbakti kepada mereka.

6. Musyawarahkanlah segala urusanmu dengan orang tua, dan mintalah maaf kepada mereka jika terpaksa berselisih pendapat.

7. Bersegeralah memenuhi panggilan orang tua dengan senang dan berseri-seri.

8. Hormatilah sanak kerabat serta teman-teman orang tua, saat masih hidup maupun setelah meninggal.

9. Jangan pernah membantah orang tua, dan janganlah menyalahkan mereka. Jelaskanlah kebenaran dengan cara yang sopan lagi santun.

10. Janganlah pernah membantah perintah mereka dan jangan meninggikan suara Anda di hadapan mereka.
Dengarkanlah ucapan mereka, bersikap santun, dan hormatilah mereka.

11. Bangkitlah jika orang tua menemui Anda, salamilah dan sambutlah mereka dengan sebaik-baiknya.

12. Bantu ibu di rumah dan jangan terlambat membantu pekerjaan ayah.

13. Jangan meninggalkan orang tua jika mereka belum mengizinkan, meskipun untuk urusan penting. Jika terpaksa harus pergi, mintalah maaf kepada mereka dan jagalah hubungan dengan mereka.

14. Janganlah masuk ke kediaman atau kamar orang tua sebelum mendapatkan izin dari keduanya, terutama di waktu istirahat dan sewaktu tidur.

15. Jangan makan sebelum orang tua dan jangan mencela mereka jika berbuat sesuatu yang tidak Anda sukai.

16. Jangan mengutamakan istri dan anak-anak Anda atas orang tua. Selalu meminta restu serta ridha mereka sebelum mengerjakan sesuatu; karena ridha Allah terletak pada ridha orang tua, dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan mereka.

17. Jangan duduk di tempat yang lebih tinggi dari tempat duduk orang tua dan janganlah bersikap congkak di hadapan mereka.

18. Jangan bersikap sombong kepada orang tua meski Anda seorang pejabat tinggi. Jangan ingkari kebaikan mereka dan jangan menyakiti perasaan mereka.

19. Jangan bersikap kikir/bakhil/pelit kepada orang tua. Jangan sampai mereka mengemis kepada Anda, sebab itu kehinaan bagi Anda. Dan Anda akan memperoleh balasan dari anak-anak Anda kelak. Sungguh apa saja yang Anda perbuat kini, maka Anda akan mendapat balasannya di dunia dan akhirat.

20. Seringlah mengunjungi orang tua dan berilah hadiah. Sampaikan rasa terima kasih Anda atas didikan serta jerih payah mereka. Lihat dan ambillah pelajaran dari anak-anak Anda, yaitu beratnya mendidik mereka.

21. Orang yang paling berhak mendapat penghormatan dari Anda adalah ibu, baru selanjutnya adalah ayah. Ketahuilah, Surga berada di bawah telapak kaki ibu.

22. Jangan menyakiti orang tua dan membuat orang tua marah, yang dengan itu akan menjadikan diri Anda sengsara di dunia dan akhirat. Dan kelak, anak-anak Anda pun akan memperlakukan Anda sebagaimana Anda memperlakukan kedua orang tua Anda.

23. Apabila Anda hendak meminta sesuatu kepada orang tua, maka bersikaplah dengan lemah lembut, serta jangan lupa untuk berterima kasih kepada mereka. Maafkan dan berlapang dada jika permintaan Anda belum bisa mereka penuhi. Jangan terlalu banyak meminta sesuatu yang hal itu bisa merepotkan dan mengganggu mereka.

24. Apabila Anda mampu, maka bekerjalah dan bantulah kedua orang tua Anda.

25. Orang tua memiliki hak atas Anda, dan istri Anda
juga mempunyai hak atas Anda, maka tunaikanlah masing-masing hak mereka. Jika ada perselisihan, selesaikanlah segera dengan solusi yang terbaik.

26. Jika orang tua dan istri Anda berselisih, bertindaklah bijaksana, berilah masing-masing hadiah istimewa, dan damaikan kedua belah pihak.

27. Kalau terjadi perselisihan tentang urusan perkawinan atau thalaq (talak), maka selesaikanlah ia menurut hukum Islam, karena itu adalah sebaik-baik hukum.

28. Doa orang tua itu, baik atau buruk, dikabulkan oleh Allah. Maka itu berhati-hatilah terhadap doa mereka untuk keburukan.

29. Bersikap sopan-santun kepada orang tua orang lain. Jangan mencaci mereka, sehingga mereka mencaci orang tua Anda. Nabi ﷺ bersabda:

مِنَ الْكَبَائِرِ شَتْمُ الرَّجُلِ وَالِدَيْهِ . قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَهَلْ يَشْتِمُ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ؟ قَالَ: نَعَمْ، يَسُبُّ أَبَا الرَّجُلِ، فَيَسُبُّ أَبَاهُ، وَيَسُبُّ أُمَّهُ، فَيَسُبُّ أُمَّهُ

“Di antara dosa-dosa besar adalah cacian seseorang terhadap kedua orang tuanya.” Para Sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin seseorang mencaci kedua orang tuanya?” Beliau menjelaskan: “Benar. Ia mencaci ayah orang lain, maka orang itu akan mencaci ayahnya. Apabila ia mencaci ibu orang lain, maka orang itu akan mencaci ibunya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

30. Kunjungilah kedua orang tua Anda, selama mereka masih hidup; dan ziarahilah kubur mereka setelah mereka wafat. Bersedekahlah atas nama mereka, serta berdoalah untuk kebaikan mereka.

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

“Ya Rabbku, ampunilah aku dan juga kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku ketika kecil.”

Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang yang shalih dan shalihah, dan mudah-mudahan anak-anak kita menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah, yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta berbakti kepada kedua orang tua.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

“...Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqân 74)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Rabb kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim : 40)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“...Ya Rabbku, berilah aku petunjuk agar aku dapat men-syukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepada-ku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (QS. Al-Ahqâf : 15)

Mudah-mudahan bermanfaat bagi penulis, keluarga, para pembaca dan kaum muslimin.

Semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah ﷺ, keluarga, para Sahabatnya, dan para pengikut beliau yang baik sampai hari Kiamat.

Sumber:
BIRRUL WALIDAIN (Berbakti Kepada Kedua Orang Tua)
Hlm. 100 - 106
Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafii - Jakarta

Tuesday, March 13, 2018

Kebenaran Al-Qur'an 14 abad yang lalu baru terungkap SEKARANG...!!!!


Fungsi Al-Qur’an yang paling utam ialah sebagai pedoman hidup umat manusia dan petunjuk kebenaran bagi mereka yang sesungguhnya manusia tidak lah tau kebenaran pada dirinya sehingga mereka hidup damai, adil, makmur dan bahagia. Hingga ayat Al-Qur’an meluruskan dan menerangkan apa yang harus uamt manusia lakukan dana apa yang harusnya tidak umat manusia  lakukan. Tidak ada kesalahan didalamnya.  Kita ambil contoh kebenaran Al-Qur’an yang sesungguhnya lebih dari 14 abad yang lalu telah dijelaskan sedangkan ilmu pengetahuan medis baru mendapatinya sekarang bahwa benar adanya. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah SWT yang disampaikan melalui Jibril sampai kepada Nabi Muhammad SAW pada Surah Ar-Rahman ayat 19-22: 

 مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

 يْنَهُمَا بَرْزَخٌ لاَّيَبْغِيَانِ 

 “Dia (Allah SWT) membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” (Q.S. Ar-Rahman:19-20)
Namun ilmuan baru saat ini tahu bahwa air laut itu ada bagian yang tidak dapat menyatu. Dimana bacaan mengejutkan pada buku  Principles of Oceanograpy  yang dikarang oleh  Richard A Davis. Menceritakan tentang permukaan laut di Gibraltar. Yang dimana dibuku itu ditulis di perairan itu terdapat dua bagian air yang tidak menyatu tampak sekat-sekat diantaranya.




Pengertian kata “tafsir” diambil dari kata “fassarayafassiru tafsiran” yang artinya keterangan. Atas penjelasan. Atau menerangkan apa yang tidak kita pahami. Sesungguhnya ayat-ayat Al-Qur’an sangat lah luas maknanya. Tidak sedikit yang kita pahami. Maka dengan adanya tafsiran dari berbagai kalangan orang-orang yang ahli atau ulama membantu menjelaskan detail tujuan dan makna dengan kalimat yang mudah kita pahami dari suatu ayat yang ditafsirkan.




Tuesday, February 20, 2018

Musik Kok HARAM...!!!!

Music itu jelas haram dari 4 mazhab menerangkan.
ambil pendapat 4 imam besar dri th 80 H

Lahirnya
imam abu hanifah.  Music haram.
Dan ia meninggal th 150 H
Semasa ini ada imam juga yg dikenal
Yaitu imam malik bin annas meninggal tidak lama setlah imam abu hanifah yaitu th 179 H
Nah setelahnya. Yg paling kita kenal imam syafi'i. Ia lahir thun 150 H
Dan wafat thun 204 H
Dimasa ini juga ada  imam yg dikenal yaitu imam ahmad.
Yg meninggal th 241 H
Dan kesemuanya mengharamkan music.
biasanya kebanyakan orang innndonesia mengikuti mazhab imam syafi'i dan mendengarkan music  seharusnya mereka menjauhkan diri dari music itu.

 Ada yg gak haram.?
jawabnya ada. Yaitu dub. Dimana waktunya. Dan apa syarat memainkannya.
Syaratnya di acara lebaran dan walimah.
Berrti hanya ad  beberapa waktu boleh memainkan alat music ini
Idulfitri,idul adha, acara pernikahan. Dan saat perang

gimana kalau sholawatan. ???
Boleh. ...!
 sholawatan. Tapi tanpa ada instrumen yg ikuti lantunan sholawat. (Vocal)
Bagaimana seperti music islami tapi ada suara alat musicnya.
Ada beberapa keterangan dari berbagai ustad.

Selain ustadz2 yg menengahi. keterangnnya tentang music yaitu.
Mau yang dengar ya dengar. Mau tidak ya tidak.
Terus ada seseorang menanyakan kepadanya.
Apakah ustad mendengarkan music dia jawab tidak..

 ini harus dipertanyakan lagi
Tpi. Kita yg berakal pasti memahami maksud ustadz yg dirinya menengahi keadaan.
memang ada ustadz yang tidak keras dengan umatnya  namun ada juga yang sangat keras.

ada satu mazhab yang menyatakan halalnya alat music yaitu mazhab zhahiri
tokoh utamanya adalah imam ibnu hazm yang lahir pada 384 H dan meninggal tahu 451 H
ini yang dikatakan imam ibnu hamz yang mana ia mengatakan semua hadits tentang music batil

maka untuk kita yang secara sadar. mencerna apakah empat imam besar pertama sebelum imam ibnu hazm lahir itu salah tentang pernytaannya

MAKA DARI SINI KITA KAJI MANA YANG BENAR...
dimana ditahun-tahunnya  imam ibnu hamz dimasa ini penghalalan music dimulai.
dengan membatilkan sekitar 20 hadits tentang music.
semoga dipahami.

kesimpulannya yang haram adalah suara atau lantunan yang dibuat oleh alat music yang dimainkan.
adapun music syar'i dan tidak ada suara alat music.

lihat juga keterangan  ust. maududi abdullah lc
silahkan lihat video pembahasan mengapa music itu diharamkan  dibawah ini

Friday, February 16, 2018

kenapa laki-laki merasa istrinya tidak cantik saat menikah. merasa wanita diluar rumah lebih cantik

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

ada seseorang laki-laki yang ia sudah menikah bertanya kepada seorang syekh dalam perkara pandangannya kepada wanita yang selain istrinya.


“Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini.
Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia.
Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya.
Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”

Syekh berkata: ﺃﻓﺄﺧﺒﺮﻙ ﺑﻤﺎ ﻫﻮ ﺃﺩﻫﻰ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻭﺃﻣﺮّ!؟

“Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?”

Laki-laki penanya: “Iya, mau.”

Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”

Syekh itu melanjutkan: ليس الأمر في عرسك ، وإنما هو في قلبك الطامع وبصرك الزائغ ، ولا يملأ عين ابن آدم الا التراب

“Masalah sesungguhnya bukan terletak pada istrimu, tapi terletak pada hati rakusmu dan mata keranjangmu. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan.”


Rasulullah bersabda:

لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
“Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat”.

Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”

“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

Syekh: فاغضض ﺑﺼﺮﻙ ، فإن من ارتضى بحلاله رزق الكمال فيه
“Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram… Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut.
catatan maka jauhkanlah dari pandangan pandangan yang membuat mu tergoda, tutup dan tundukkan pandangan saat berbicara dengan lawan jenis.. tidak mendayu-dayu  dan bersyukurlah dengan apa yang telah dikaruniai allah.

pesan ini tidak hanya untuk laki-laki namun perempuan.

Foto Dakwah Islam.


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Dalil-Dalil dan Keutamaan Ghadul Bashar (Menundukan Pandangan dari aurat yang haram dilihat atau dari bagian tubuh yang mendatangkan madharat jika dilihat walau bukan aurat, misalnya wajah wanita yang bukan mahromnya))

*Dari Jarir bin Abdullah rodiallahu anhu berkata:’saya bertanya kepada Rasulullah Shallalahu alaihi wasalam tentang pandangan yang tiba-tiba,maka beliau memerintahkan saya untuk memalingkan pandangan’ Hadits Shahih Riwayat Muslim

*Al Imam AnNawawi berkata: makna pandangan tiba-tiba adalah pandangan kepada wanita asing yang bukan mahram tanpa sengaja, tidak ada dosa baginya pada awal pandangan dan wajib memalingkannya pada saat itu juga. Karena kalau dipalingkan saat itu juga maka dia tidak berdosa, akan tetapi apabila terus-menerus memandang maka berdosalah dia. Karena perintah Rasulullah adalah untuk memalingkannya.

*Abu Dawud meriwayatkan dari ‘Abdullah bin Buraidah, dia berkata: ‘Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda kepada Ali. “Wahai Ali, jangan kamu mengikutkan pandangan dengan pandangan,sesungguhnya bagimu hanya pandangan pertama, dan bukan yang terakhir”‘ Hadits Hasan Riwayat Tirmidzi,Abu Dawud dan dalam Shahih Abu Dawud karya Al Albani.

*Al Hafizh AbuBakr Al Amiry berkata:’yaitu pandangan yang pertama adalah pandangan yang tiba-tiba tanpa kesengajaan, maka bagimu maaf, tanpa dosa. Dan tidak boleh bagimu pandangan yang kedua apabila kamu mengikutkannya maka itulah dosa.

*“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An nur : 30)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya,.” (An Nuur : 31)

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari menundukkan pandangan, semoga bermanfaat.

1. Mensucikan hati dari pedih dan sakitnya sebuah penyesalan
2. Menundukan dan menahan pandangan akan mewariskan dan melahirkan ketajaman firasat
3. Menundukkan dan menjaga pandangan akan membukakan jalan-jalan ilmu dan pintunya
4. Dengan menundukkan pandangan akan melahirkan kekuatan hati, keteguhan dan keberaniannya
5. Menundukan pandangan akan melahirkan kebahagiaan dan kegembiraan dihati, serta kelapangan di dada yang mana lebih besar daripada kenikmatan yang diperoleh dari pandangan itu sendiri
6. Dengan menundukan pandangan akan membersihkan hati dari kungkungan dan tawanan syahwat
7. Menundukkan pandangan dan menjaganya akan menutup satu pintu dari pintu-pintu jahannam
8. Menundukkan pandangan akan menambah kekuatan daya dan akalnya
9. Menundukkan pandangan akan membersihkan dan mensucikan hati dari debu dan kotoran syahwat serta daki-daki kelalaian (QS. 15:72)

Thursday, February 15, 2018

Bolehkah Sudah Berhijab Syar'i Masih Upload Foto



Bolehkah wanita yang sudah berhijab Syar'i atau berniqab posting foto di MedSos dengan tujuan ingin mencontohkan kepada muslimah yang belum berhijab bahwa berhijab Syar'i itu tidak ribet dan masih bisa beraktifitas ?

Oleh : Ustadz Syafiq Riza Basalamah, MA

Allahuakbar, Jama'ah...
Bagi wanita-wanita ini pertama perempuan ini ingin dipuji, perempuan itu suka disanjung, perempuan itu suka dengan penampilan makanya kadangkala yang sudah hijab Syar'i pun masih selfie, masih macem-macem. Allahuakbar...

Nasehatnya adalah hindari, kalau engkau ingin memberikan nasehat bahwasannya hijab Syar'i itu tidak ribet, ya mungkin dengan cara yang lain. Karna di Medsos ini yang menikmati bukan hanya akhwat/perempuan, yang menikmati medsos semua kalangan. Kalau hanya untuk akhwat mungkin ahlan wa sahlan/silahkan tidak masalah, tapi kalau untuk semuanya ga mungkin jama'ah sekalian, sehingga wajahnya dinikmati oleh orang-orang banyak.

baca juga hukum memajang foto bagi para wanita muslimah...